Ajwain
Ajwain , ajowan ( / æ dʒ ə w ɒ n / ), atau Trachyspermum ammi -juga dikenal sebagai ajowan jintan , gulma uskup , atau karambol -adalah ramuan tahunan keluarga Apiaceae (atau Umbelliferae). Daun dan buahnya yang seperti biji (sering disalahartikan sebagai biji) dikonsumsi oleh manusia. Nama "gulma uskup" juga merupakan nama umum untuk tumbuhan lain. "Benih" (yaitu, buah) sering disalahartikan dengan "benih" cinta.
Deskripsi
Buah Ajwain kecil, berbentuk lonjong, seperti biji adalah schizocarps coklat pucat, yang menyerupai biji tanaman lain dalam keluarga Apiaceae seperti jintan, jintan dan adas. Mereka memiliki rasa pahit dan menyengat, dengan rasa yang mirip dengan adas manis dan oregano. Baunya hampir persis seperti timi karena mengandung timol, tetapi lebih aromatik dan rasanya tidak terlalu halus, serta agak pahit dan menyengat. Bahkan buah dalam jumlah kecil cenderung mendominasi cita rasa suatu hidangan.
Budidaya dan produksi
Tanaman ini terutama dibudidayakan di Iran dan India. Surendranagar menghasilkan sekitar 55% dari total produksi India pada tahun 2006.
Penggunaan kuliner
The fruits are rarely eaten raw; they are commonly dry-roasted or fried in ghee (clarified butter). This allows the spice to develop a more subtle and complex aroma. It is widely used in the cuisine of the Indian subcontinent, often as part of a chaunk (also called a tarka), a mixture of spices - sometimes with a little chopped garlic or onion - fried in oil or clarified butter, which is used to flavor a dish at the end of cooking. It is also an important ingredient for herbal medicine practiced there. In Afghanistan, the fruits are sprinkled over bread and biscuits.
As a medication
There is little high-quality clinical evidence that ajwain has anti-disease properties in humans. Ajwain is sold as a dietary supplement in capsules, liquids, or powders. An extract of bishop's weed is manufactured as a prescription drug called methoxsalen (Uvadex, 8-Mop, Oxsoralen) provided as a skin cream or oral capsule to treat psoriasis, repigmentation from vitiligo, or skin disorders of cutaneous T-cell lymphoma. Because methoxsalen has numerous interactions with disease-specific drugs, itu diresepkan untuk orang-orang hanya oleh dokter berpengalaman .
Ajwain digunakan dalam praktek pengobatan tradisional, seperti Ayurveda, dalam ramuan herbal yang dipercaya dapat mengobati berbagai gangguan. Tidak ada bukti atau persetujuan peraturan bahwa penggunaan lisan ajwain dalam campuran herbal efektif atau aman.
Dampak buruk
Wanita yang sedang hamil atau menyusui sebaiknya tidak menggunakan ajwain karena berpotensi menimbulkan efek buruk pada perkembangan janin. Dalam jumlah tinggi yang diminum, gulma uskup dianggap beracun dan bisa mengakibatkan keracunan yang fatal.
Minyak esensial
Hidrodistilasi buah ajwain menghasilkan minyak esensial yang terutama terdiri dari timol, gamma-terpinene, p-cymene, dan lebih dari 20 senyawa trace yang sebagian besar merupakan terpenoid.