Backhousia myrtifolia
| Kayu manis myrtle | |
|---|---|
| Backhousia myrtifolia , daun dan bunga | |
| Klasifikasi Ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Clade : | Tracheophytes |
| Clade : | Angiospermae |
| Clade : | Eudicots |
| Clade : | Rosids |
| Memesan: | Myrtales |
| Keluarga: | Myrtaceae |
| Marga: | Backhousia |
| Jenis: | B. myrtifolia |
| Nama binomial | |
| Backhousia myrtifolia Menghubungkan. & Harv. | |
Backhousia myrtifolia (biasa disebut carrol, neverbreak, kayu besi, myrtle abu-abu atau myrtle kayu manis ) adalah spesies pohon hutan hujan kecil yang tumbuh di hutan hujan subtropis di Australia Timur. Pertama kali ditemukan dan kemudian digunakan oleh masyarakat asli Australia, tanaman ini menghasilkan minyak yang memiliki aroma seperti kayu manis, dan menunjukkan sifat anti bakteri dan anti jamur. Oleh karena itu, ia memiliki potensi aplikasi tidak hanya sebagai bumbu dalam penyiapan makanan, tetapi juga di bidang medis sebagai pilihan pengobatan untuk infeksi mikroba. Backhousia myrtifolia bisa tumbuh hingga 30 meter. Daunnya bulat telur atau elips, panjang 4–7 cm, dan bentuk bunganya berbentuk bintang.
Backhousia Myrtifolia terkenal karena warna bunganya yang seputih salju, karakteristik yang membuatnya cocok tidak hanya sebagai tanaman domestik / komersial tetapi juga sebagai produk ekspor internasional. Namun, kerentanan tanaman ini terhadap “sindrom pencoklatan pasca panen” (penyakit yang mengakibatkan perubahan warna daun dan layu), mengancam potensinya sebagai tanaman pangan.