Cengkih

 


 


dari Wikipedia, ensiklopedia gratis
Langsung ke navigasiLangsung ke pencarian
Cengkeh
Syzygium aromaticum - Köhler – s Medizinal-Pflanzen-030.jpg
Klasifikasi Ilmiahedit
Kerajaan:Plantae
Clade :Tracheophytes
Clade :Angiospermae
Clade :Eudicots
Clade :Rosids
Memesan:Myrtales
Keluarga:Myrtaceae
Marga:Syzygium
Jenis:
S. aromaticum
Nama binomial
Syzygium aromaticum
(L.) Merr. & LMPerry
Sinonim
  • Caryophyllus aromaticus  L.
  • Eugenia aromatica  (L.) Baill.
  • Eugenia caryophyllata  Thunb.
  • Eugenia caryophyllus  (Spreng.) Bullock & SGHarrison

Cengkih  adalah kuncup bunga aromatik dari sebuah pohon di keluarga Myrtaceae,  Syzygium aromaticum . Mereka asli Kepulauan Maluku (atau Maluku) di Indonesia, dan biasanya digunakan sebagai  bumbu . Cengkeh tersedia sepanjang tahun karena musim panen yang berbeda di berbagai negara.

Fitur botani

Pohon cengkeh adalah pohon  cemara  yang tumbuh setinggi 8–12 meter (26–39 kaki), dengan daun besar dan bunga merah tua yang dikelompokkan dalam kelompok terminal. Kuncup bunga awalnya memiliki rona pucat, berangsur-angsur berubah menjadi hijau, kemudian berubah menjadi merah cerah saat siap panen. Cengkeh dipanen dengan panjang 1,5–2 sentimeter (0,59–0,79 inci), dan terdiri dari kelopak panjang yang berakhir di empat sepal yang menyebar, dan empat kelopak yang belum terbuka yang membentuk bola tengah kecil.

Kegunaan

Cengkeh kering
Bunga pohon cengkeh

Cengkeh digunakan dalam masakan Asia, Afrika, Mediterania, dan   negara-negara Dekat dan Timur Tengah, memberi rasa pada daging, kari, dan bumbu perendam, serta buah-buahan seperti apel, pir, dan rhubarb. Cengkeh dapat digunakan untuk memberikan kualitas aromatik dan rasa pada minuman panas, sering kali dikombinasikan dengan bahan lain seperti lemon dan gula. Mereka adalah elemen umum dalam campuran rempah-rempah seperti rempah-rempah pai labu dan rempah-rempah spekulos.

Dalam masakan Meksiko, cengkeh paling dikenal sebagai  clavos de olor , dan sering kali menyertai jintan dan kayu manis. Mereka juga digunakan dalam masakan Peru, dalam berbagai macam hidangan seperti  carapulcra  dan  arroz con leche .

Komponen utama rasa cengkih diberikan oleh eugenol kimiawi, dan jumlah bumbu yang dibutuhkan biasanya sedikit. Ini cocok dengan kayu manis, allspice, vanilla, anggur merah, kemangi, bawang, kulit jeruk, adas bintang, dan merica.

Penggunaan non-kuliner

Bumbu digunakan dalam jenis rokok yang disebut  kretek  di Indonesia. Rokok kretek telah dihisap di seluruh Eropa, Asia, dan Amerika Serikat. Sejak 2009, rokok kretek telah diklasifikasikan sebagai cerutu di AS.

Karena bahan kimia bioaktif cengkeh, bumbu ini dapat digunakan sebagai pengusir semut.

Cengkeh dapat digunakan untuk membuat pomander yang harum jika dipadukan dengan jeruk. Ketika diberikan sebagai hadiah di Victoria Inggris, pomander seperti itu menunjukkan kehangatan perasaan.