| Cengkeh | |
|---|---|
| Klasifikasi Ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Clade : | Tracheophytes |
| Clade : | Angiospermae |
| Clade : | Eudicots |
| Clade : | Rosids |
| Memesan: | Myrtales |
| Keluarga: | Myrtaceae |
| Marga: | Syzygium |
| Jenis: | S. aromaticum |
| Nama binomial | |
| Syzygium aromaticum (L.) Merr. & LMPerry | |
| Sinonim | |
| |
Cengkih adalah kuncup bunga aromatik dari sebuah pohon di keluarga Myrtaceae, Syzygium aromaticum . Mereka asli Kepulauan Maluku (atau Maluku) di Indonesia, dan biasanya digunakan sebagai bumbu . Cengkeh tersedia sepanjang tahun karena musim panen yang berbeda di berbagai negara.
Fitur botani
Pohon cengkeh adalah pohon cemara yang tumbuh setinggi 8–12 meter (26–39 kaki), dengan daun besar dan bunga merah tua yang dikelompokkan dalam kelompok terminal. Kuncup bunga awalnya memiliki rona pucat, berangsur-angsur berubah menjadi hijau, kemudian berubah menjadi merah cerah saat siap panen. Cengkeh dipanen dengan panjang 1,5–2 sentimeter (0,59–0,79 inci), dan terdiri dari kelopak panjang yang berakhir di empat sepal yang menyebar, dan empat kelopak yang belum terbuka yang membentuk bola tengah kecil.
Kegunaan
Cengkeh digunakan dalam masakan Asia, Afrika, Mediterania, dan negara-negara Dekat dan Timur Tengah, memberi rasa pada daging, kari, dan bumbu perendam, serta buah-buahan seperti apel, pir, dan rhubarb. Cengkeh dapat digunakan untuk memberikan kualitas aromatik dan rasa pada minuman panas, sering kali dikombinasikan dengan bahan lain seperti lemon dan gula. Mereka adalah elemen umum dalam campuran rempah-rempah seperti rempah-rempah pai labu dan rempah-rempah spekulos.
Dalam masakan Meksiko, cengkeh paling dikenal sebagai clavos de olor , dan sering kali menyertai jintan dan kayu manis. Mereka juga digunakan dalam masakan Peru, dalam berbagai macam hidangan seperti carapulcra dan arroz con leche .
Komponen utama rasa cengkih diberikan oleh eugenol kimiawi, dan jumlah bumbu yang dibutuhkan biasanya sedikit. Ini cocok dengan kayu manis, allspice, vanilla, anggur merah, kemangi, bawang, kulit jeruk, adas bintang, dan merica.
Penggunaan non-kuliner
Bumbu digunakan dalam jenis rokok yang disebut kretek di Indonesia. Rokok kretek telah dihisap di seluruh Eropa, Asia, dan Amerika Serikat. Sejak 2009, rokok kretek telah diklasifikasikan sebagai cerutu di AS.
Karena bahan kimia bioaktif cengkeh, bumbu ini dapat digunakan sebagai pengusir semut.
Cengkeh dapat digunakan untuk membuat pomander yang harum jika dipadukan dengan jeruk. Ketika diberikan sebagai hadiah di Victoria Inggris, pomander seperti itu menunjukkan kehangatan perasaan.