Salep lemon
Lemon balm ( Melissa officinalis ), balm , common balm , atau balm mint , adalah tanaman herba abadi dalam famili mint Lamiaceae dan asli Eropa tengah-selatan, Cekungan Mediterania, Iran, dan Asia Tengah, tetapi sekarang dinaturalisasi di Amerika dan di tempat lain.
Tumbuh hingga ketinggian maksimum 70–150 cm (28–59 in). Daunnya memiliki aroma lemon lembut yang mirip dengan mint. Selama musim panas, bunga putih kecil penuh nektar muncul. Tidak menjadi bingung dengan balsem lebah (genus Monarda ), meskipun bunga putih menarik lebah, maka genus Melissa (Yunani untuk "lebah madu").
Daunnya digunakan sebagai ramuan, teh, dan juga sebagai penyedap rasa. Tanaman digunakan untuk menarik lebah untuk produksi madu. Ini ditanam sebagai tanaman hias dan minyaknya (untuk digunakan dalam wewangian). Teh lemon balm, minyak esensial, dan ekstraknya digunakan dalam pengobatan tradisional dan alternatif, termasuk aromaterapi. Tanaman ini telah dibudidayakan setidaknya sejak abad ke-16, tetapi penelitian masih dilakukan untuk mengetahui keamanan dan efek lemon balm.
Kegunaan
Tanaman itu digunakan untuk menarik lebah membuat madu. Itu juga ditanam dan dijual sebagai tanaman hias. Minyak esensial digunakan sebagai bahan parfum, tetapi tanaman ini memiliki kegunaan kuliner dan obat lain. Lemon balm digunakan di beberapa pasta gigi.
Seni Kuliner
Lemon balm digunakan sebagai penyedap pada es krim dan teh herbal, baik panas maupun dingin, sering kali dikombinasikan dengan herba lain seperti spearmint. Ini adalah tambahan yang umum untuk teh peppermint, terutama karena rasanya yang melengkapi.
Lemon balm juga dipasangkan dengan hidangan buah atau permen. Selain itu, dapat digunakan dalam hidangan ikan dan merupakan bahan utama pesto lemon balm . Rasanya berasal dari geraniol (3-40%), neral (3-35%), geranial (4-85%), (E) -caryophyllene (0-14%), dan citronellal (1-44%).